Showing posts with label Jawa. Show all posts
Showing posts with label Jawa. Show all posts

Mengenang Spirit Pangeran Diponegoro

REVOLUSIILMIAH.COM - Bandoro Raden Mas Ontowiryo atau dikenal dengan Kanjeng Pangeran Diponegoro lahir di Yogyakarta pada tanggal 11 November 1785. Ayah beliau adalah Sri Sultan Hamengku Buwono III (HB III) dengan selir Raden Ayu Mangkorowati. Pangeran Diponogoro adalah orang kerajaan yang lebih senang hidup dengan keagamaan dan kesetaraan terhadap rakyatnya, dibuktikan dengan beliau tinggal di desa, yaitu Desa Tegalrejo. Kenangan yang sampai saat ini melekat kepada beliau adalah sebagai seorang pahlawan yang gigih memperjuangkan kepentingan rakyat untuk melawan penjajahan Belanda. Tidak dapat dipungkiri perang antara Belanda dengan Pangeran Diponegoro menjadi sebuah pukulan yang telak terhadap Belanda, bagaimana tidak, dalam tempo 5 tahun, perang yang Belanda sebut Java Oorlog (Perang Jawa) tersebut telah merugikan Belanda tidak kurang dari 15.000 prajurit dan 20 juta Gulden, suatu jumlah yang tidak sedikit.

Revolusi Ilmiah - Salah satu pahlawan kemerdekaan yang gigih dan ulet
Salah satu pahlawan kemerdekaan yang gigih dan ulet. (Gambar : Misi Studio)

Perang Jawa

Pada masa kepemimpinan HB V (1822), Pangeran Diponegoro tidak menyetujui jika sistem pemerintahan dipegang oleh Patih Danurejo bersama Reserse Belanda. Perlawanan tersebut memuncak pada tahun 1825, setelah Belanda membuat jalan yang menghubungkan Yogyakarta dan Magelang melewati halaman rumah Beliau (sekarang rel kereta api). Belanda yang tidak meminta izin kepada Pangeran Diponegoro, sehingga Belanda mendapatkan perlawanan dari Pangeran dan laskarnya. Belanda mempunyai alasan untuk menangkap Pangeran Diponegoro karena dinilai telah memberontak. Tepatnya pada tanggal 20 Juli 1825, Belanda mengepung kediaman beliau. Akibatnya Pangeran terdesak, kemudian Pangeran beserta keluarga dan pasukannya menyelamatkan diri menuju barat hingga Desa Dekso di Kabupaten Kulonprogo, dan meneruskan perjalanan beliau ke arah selatan hingga tiba di Goa Selarong yang terletak lima kilometer arah barat dari Kota Bantul. Sementara Belanda yang tidak berhasil menangkap Pangeran Diponegoro membakar habis kediaman Pangeran. 

Di Goa Selarong, Pangeran Diponegoro untuk menyusun strategi gerilya melawan Belanda. Pangeran menempati goa sebelah barat yang disebut Goa Kakung, yang juga menjadi tempat pertapaan beliau. Sedangkan Raden Ayu Retnaningsih (selir yang paling setia menemani Pangeran setelah dua istrinya wafat) dan pengiringnya menempati Goa Putri di sebelah timur. Setelah semua persiapan mencukupi, kemudian Pangeran dan pasukannya menyerang pos-pos pertahanan Belanda. Tak ayal, perang melawan Pangeran Diponegoro, telah banyak memakan korban dan uang di pihak Belanda yang tidak sedikit. Sampai, Belanda menemukan siasat licik untuk menghentikan perlawan Pangeran Diponegoro.

Siasat Licik Belanda

Setelah perang selama lima tahun dan menderita kerugian besar serta menjajikan imbalan 50.000 gulden bagi siapa yang dapat menagkap Pangeran Diponegoro, Belanda belum juga mampu membekuk Pangeran. Akirnya pada tanggal 16 Februari 1830, Kolonel Cleerens menemui Pangeran Diponegoro di Remo Kamal, Bagelan, Purworejo, untuk mengajak berunding di Magelang. Usul ini disetujui Pangeran. Pada Tanggal 28 Maret 1830, bersama laskarnya, Pangeran Diponegoro menemui Letnan Gubernur Jenderal Markus de Kock. Pada pertemuan tersebut De Kock memaksa Pangeran untuk menghentikan perang. Permintaan itu ditolak Pangeran. Tetapi Belanda, melalui Kolonel Du Perron telah menyiapkan penyergapan dengan sangat teliti. Pangeran dan seluruh laskarnya berhasil dilumpuhkan. Hari itu juga Pangeran diasingkan ke Ungaran kemudian dibawa ke Gedung Karesidenan Semarang. 

Pada tanggal 5 April 1830, beliau dan prajuritnya dibawa ke Batavia menggunakan Kapal Pollux. 11 April 1830 sesampainya di Batavia, beliau ditahan di Stadhuis (sekarang Gedung Museum Fatahillah). 30 April 1830, Gubernur Jenderal Van den Bosch menjatuhkan hukuman pengasingan atas Pangeran Diponegoro, Retnaningsih, Tumenggung Diposono dan istri, serta pengikut lainnya seperti Mertoleksono, Banteng Wereng juga Nyai Sotaruno ke Manado. 3 Mei 1830, rombongan Pangeran diberangkatkan dengan Kapal Pollux dan ditawan di Benteng Amsterdam. Belanda merasa,  Pangeran masih menjadi ancaman, karena di tempat ini masih bisa melakukan komunikasi dengan rakyat. Pada tahun 1834 diasingkan secara terpisah. Pangeran bersama Retnaningsih diasingkan ke Makassar, Sulawesi Selatan, dan di tahan di Benteng Roterdam dalam pengawasan ketat. Di benteng ini, Pangeran tidak lagi bebas bergerak. Menghabiskan hari-harinya bersama Retnaningsih, Pangeran Diponegoro akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 8 Januari 1855. Jasad beliau disemayamkan di Kampung Melayu Makassar, berdampingan dengan makam Retnaningsih.

Setelah kurang lebih 90 paska Pangeran meninggal, RI memperoleh kemerdekaan, dan saat ini pun nama beliau tercatat sebagai salah satu pahlawan kemerdekaan. Perjuangan yang gigih dan pantang menyerah telah beliau contohkan bersama laskarnya, sekarang adalah saat pembangunan dan mewujukan cita-cita para pahlawan, salah satunya Pangeran Diponegoro yaitu Kondisi yang Adil bagi Seluruh Rakyat Indonesia. (M-ANT)

Jangan lewatkan :

Gunung Slamet Meletus, Jawa Terbelah?

Revolusi Ilmiah - Banyumas

Gunung Slamet adalah salah satu gunung berapi di Pulau Jawa, letaknya di perbatasan Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Brebes, Pemalang dan Tegal dari Provinsi Jawa Tengah. Gunung itu memiliki tinggi 3.400 meter lebih. Seperti halnya Gunung Merapi (gunung berapi lain yang ada di Provinsi Jawa Tengah), Gunung Slamet pun juga memiliki nilai mistis yang tinggi bagi sebagian orang jawa, khususnya jawa tengah.

Revolusi Ilmiah - Gunung Slamet meletus

Mitos Gunung Slamet

Aktivitas Gunung Slamet yang semakin menjadi, bahkan memancarkan letusan-letusan kecil membuat sebagian orang jawa terutama didaerah sekitar gunung khawatir. Pasalnya orang jawa yang meyakini nilai mistis Gunung Slamet akan berpendapat bahwa apabila Gunung Slamet yang biasanya adem ayem saja bisa sampai meletus maka Jawa akan terbelah. "Jare wong tuo, nek Gunung Slamet jeblug gede, iso mbelah jowo. Soale kan pancen seko geografise pas teng tengah-tengah laut pantai selatan karo utara." Ujar salah satu penduduk asli Banyumas. Arti bebasnya berikut : "Kata orang tua jaman dulu, apabila Gunung Slamet itu meletus besar, bisa membelah jawa. Karena memang dilihat dari segi geografis terletak di tengah-tengah laut pantai selatan dan utara".

Revolusi Ilmiah - Pulau jawa terbelah
Memang kalau dilihat dari segi geografis, Gunung Slamet terletak di tengah pulang jawa, bisa jadi apabila meletus dengan besar, jawa akan terbelah dua. Namun bisa jadi pula yang dimaksud terbelah bukan hanya secara fisik, tetapi terbelahnya kubu masyarakat yang ada di tanah jawa ini sehingga menimbulkan gejolak yang luar biasa hebatnya.

Itulah mitos dari salah satu gunung berapi di Jawa. Ada pepatah jawa mengatakan "Sak beja bejane wong lali, isih beja wong kang eling lan waspada." artinya "Seberuntung - beruntungnya orang yang lupa, masih lebih beruntung orang yang selalu ingat dan waspada." Saran sekaligus anjuran untuk selalu ingat akan ajaran Tuhan dan waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi. Tetap Semangat dan Jaga Kesehatan. (M-ANT)

Referensi 1
Gambar 1, 2

Benarkah Bangsa Lemuria Pernah Migrasi ke Planet Lain?

Revolusi Ilmiah - Salam Sehat
Hai teman – teman semua bagaimana kabarnya? semoga semuanya baik dan sehat. Untuk kali ini mari kita menengok sejarah nusantara, mari kita pelajari langsung tentang bangsa lemuria. Lemuria/Mu merupakan peradaban kuno yg muncul terlebih dahulu sebelum peradaban Atlantis.

Revolusi Ilmiah - Peta Bangsa Lemuria

Peradaban Lemuria/Mu

Para peneliti menempatkan era peradaban Lemuria disekitar periode 75.000 SM – 11.000 SM. Jika kita lihat dari periode itu, bangsa Atlantis dan Lemuria seharusnya pernah hidup bersama selama ribuan tahun lamanya. Gagasan benua Lemuria terlebih dahulu eksis dibanding peradaban Atlantis dan Mesir kuno dapat kita peroleh penjelasannya dari sebuah karya Augustus Le Plongeon (1826-1908), seorang peneliti dan penulis pada abad ke-19 yang mengadakan penelitian terhadap situs-situs purbakala peninggalan bangsa Maya di Yucatan.

Revolusi Ilmiah - Kata Lemuria
Informasi tersebut diperoleh setelah keberhasilannya menterjemahkan beberapa lembaran catatan kuno peninggalan Bangsa Maya. Dari hasil terjemahan, diperoleh beberapa informasi yang menunjukkan hasil bahwa bangsa Lemuria memang berusia lebih tua daripada peradaban nenek moyang mereka (Atlantis). Namun dikatakan juga, bahwa mereka pernah hidup dalam periode waktu yang sama, sebelum kemudian sebuah bencana gempa bumi dan air bah dasyat meluluh lantakkan dan menenggelamkan kedua peradaban maju masa silam tersebut. 

Hingga saat ini, letak dari Benua Lemuria pada masa silam masih menjadi sebuah kontroversi, namun berdasarkan bukti arkeologis dan beberapa teori yang dikemukakan oleh para peneliti, kemungkinan besar peradaban tersebut berlokasi di samudera Pasifik (di sekitar Indonesia sekarang).

Banyak arkeolog mempercayai bahwa Easter Island yang misterius itu merupakan bagian dari benua Lemuria. Hal ini jika dipandang dari ratusan patung batu kolosal yang mengitari pulau dan beberapa catatan kuno yang terukir pada beberapa artefak yang mengacu pada bekas-bekas peninggalan peradaban maju pada masa silam. Mitologi turun temurun para suku Maori dan Samoa yang menetap di pulau-pulau disekitar Samudera Pasifik juga menyebutkan bahwa dahlulu kala pernah ada sebuah daratan besar di Pasifik yang hancur diterjang oleh gelombang pasang air laut yang dasyat (tsunami), namun sebelumnya bangsa mereka telah hancur terlebih dahulu akibat peperangan. 

Revolusi Ilmiah - Perjalanan luar angkasa
Keadaan Lemuria sendiri digambarkan sangat mirip dengan peradaban Atlantis, memiliki tanah yang subur, masyarakat yang makmur dan penguasaan terhadap beberapa cabang ilmu pengetahuan yang mendalam. faktor-faktor tersebut tentunya menjadi sebuah landasan pokok bagi bangsa Lemuria untuk berkembang pesat menjadi sebuah peradaban yang maju dan memiliki banyak ahli/ilmuwan yang dapat menciptakan suatu trobosan baru dalam ilmu pengetahuan dan teknologi mereka.

Sifat dari Lemurian yang menjunjung tinggi konsep perdamaian, mereka tidak dibekali dengan teknologi perang secanggih bangsa Atlantean, sehingga dalam sekejap, Lemuria pun jatuh ketangan Atlantis. Para Lemurian yang berada dalam kondisi terdesak, akhirnya banyak meninggalkan bumi untuk mencari tempat tinggal baru di planet lain yang memiliki karakteristik mirip bumi, mungkin keberadaan mereka saat ini belum kita ketahui (ada yang mengatakan saat ini mereka tinggal di Planet Erra/Terra digugus bintang Pleiades). Melalui angkasa luar? Dari penemuan peta kuno ini menjadi suatu bukti akan kemajuan pengetahuan ilmu astronomi peradaban masa silam yang sampai detik inipun belum bisa dikuasai oleh manusia-manusia zaman sekarang yang notabene mungkin mempunyai peralatan yang lebih canggih dari mereka. 

Studi lebih lanjut mengatakan mungkin mereka telah dapat menciptakan suatu trobosan teknologi yang luar biasa pada masa itu, seperti telah melakukan penjelajahan luar angkasa dan pendaratan diplanet lain. Apalagi hal tersebut didukung oleh beberapa penemuan artefak-artefak kuno yang menggambarkan beberapa gambaran imajinasi astronot-astronot pada masa silam. 

Lalu, mungkinkah nenek moyang kita sudah ada yang bermigrasi dan menetap di planet-planet lain, yang memiliki karakteristik mirip dengan bumi yang pada saat mungkin belum dapat ditemukan keberadaannya oleh para astronom kita? Jikalau benar demikian, apakah ada benarnya juga kisah mengenai bangsa Lemuria yang dikisahkan sebagian penduduknya banyak yang bermigrasi keluar dari Bumi untuk mencari tempat tinggal baru di planet lain, ketika diambang kekalahannya dengan bangsa Atlantis pada dahulu kala?

Luar biasa ternyata sajarah dari Lemuria terdapat sebuah teknologi yang sangat cangkih sampai – sampai teknologi yang sekarang masih kalah jauh, maka dari itu mari pemuda – pemudi yang ada di manapun dan kapan pun mari kita bersmangat dalam belajar tentang teknologi. Cukup sekian dari saya, semoga bermanfaat. Tetap Semangat dan Jaga Kesehatan. (DIEN)

Gambar 1, 2, 3

6 Manfaat Bambu yang Perlu Anda Ketahui

Revolusi Ilmiah – Salam Sehat
Hello para sahabat yang berbahagia, untuk kali ini saya akan berbagi kepada teman – teman dan sahabat – sahabat revolusi ilmiah tentang apa saja kegunaan bambu? Bambu adalah suatu tanaman yang kuat sebagai tumbuhan yang luar biasa, kok luar biasa karena apa? menurut sejarah bambu dulu di gunakan sebagai alat pengaman kerajaan–kerajaan pada zaman dahulu karena kalau bambu tertiup angin yang agak kencang atau kencang banget maka bambu akan menimbulkan bunyi seperti suara harimau, haaauuu.... kurang lebih seperti itu tentang bambu, tapi kali ini saya akan berbagi tentang apa manfaat bambu lebih lanjut.
Revolusi Ilmiah - Bambu banyak manfaatnya

Manfaat Bambu

Berikut 6 Manfaat Bambu :

1. Mencegah Erosi

Fungsi pertama dari bambu adalah mampu mencegah terjadinya erosi dipinggiran sungai, longsor di bukit-bukit, serta mampu “menangkap” debit air yang cukup tinggi di hulu sehingga mencegah terjadinya banjir. Hal ini dikarenakan tadi, akar tunggang dan serabutnya yang menutupi tanah dan terikat kuat dengan tanah. Coba Anda bayangkan sewaktu terjadi tsunami di Aceh beberapa tahun yang lalu. Hanya pohon bambulah yang tahan terhadap terjangan air bah itu. Coba saja jika sepanjang pantai ditanami pohon bambu, mungkin kejadiannya tidak akan separah itu.

2. Penghias atap rumah

Bambu bisa di gunakan sebagai penghias atap – atap rumah kalau bahasa desa itu widek, widek adalah hasil dari anyaman bambu yang sering di buat sebagai hiasan rumah atau yang sering buat menjemur tembakau.

3. Dapat dibuat rakit

Bambu bisa di gunakan sebagai rakit, rakit adalah sebuah bambu yang panjangnya hampir lima meteran di gambung gabung hingga menjadi rakit, rakit sering di gunakan yang di sekitar danau atau raa –rawa.

4. Bahan bangunan rumah

Bambu bisa di gunakan sebagai bahan utama untuk membuat rumah ada yang hampir dari bambu semua dan ada juga yang cuma di buat ring atau untuk atap rumah buat landasan genteng.

5. Karya seni rupa kerajinan tangan

Bambu bisa di buat sebagai bahan kerajinan tangan seperti :  
Kaligarafi terbuat dari bambu biasanya kaligrafi di guanakan untuk menghiasi dinding – dinding rimah , Bambu juga bisa di buat bahan utama mebel contoh seperti : kursi meja almari penjemur pakaian dan sebagainnya, Kipas tradisional bambu juga bisa di buat menjadi  kipas tradisional, selain itu bambu juga bisa di buat sebagai mainan seperti mobil – mobilan, meriam – meriaman.  Tidak cuma bambunya tetapi bonggolnya saja bisa di gunakan sebagai bahan ukir  yang hasilnya cukup memuaskan dan masih banyak lagi.
Revolusi Ilmiah - Masakan dari rebung

6. Makanan yang lezat dan bergizi

Ternyata tidak Cuma bambunya saja yang dapat di gunakan tetapi anakkannya (tunas bambu muda) bisa di buat sayaur yang lezat, dan salah satu makanan khas dari nusantara selain lezat juga bermanfaat, apa sih manfaat dari rembung atau tunas bambu muda? rembung atau tunas muda mempunyai manfaat sebagai berikut : Dalam satu cangkir irisan rebung hanya mengandung 14 kalori dan sepertiga lemak. Dalam porsi yang sama justru mengandung 1,2 gram serat. Setara dengan setengah porsi nasi merah. Serat yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai alat untuk pelancar pencernaan dan bisa mencegah timbulnya berbagai penyakit kardiovaskular. Seperti : penyumbatan pembuluh darah, hipertensi, penyakit jantung koroner, serta kolesterol berlebih. (Baca juga : Tips mencegah penyakit darah tinggi)
Rebung mengandung banyak vitamin. Seperti vitamin A, B6, dan E. Makanan ini juga mengandung 17 asam amino protein. :Karena itu rebung bersifat sebagai antioksidan dan penangkal radikal bebas.
Rembung juga mengandunng mineral contoh : kalsium, mangan, , kalium, seng, kromium dan zat besi.  Dalam satu cangkir irisan rebung mengandung 640 mg kalium. ”1,5 kali lebih banyak dari yang terkandung dalam pisang dan setara dengan 14 persen kebutuhan kalium Anda,” katanya. Kalium merupakan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menggerakkan otot, menjaga tekanan darah dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. ”Karena itu kekungan kalium bisa menyebabkan nyeri sendi dan otot.

Wow... Ternyata luar biasakan para sahabat manfaat bambu tersebut, ternyata sangat banyak sekali. Bisa di tarik kesimpulan seperti kalimat di bawah ini :
Rebungku bisa dibuat sayur yang lezat, Batangku bisa menjadi bangunan nan kuat, Pelepahku bisa menjadi pelindung dari sengatan panas dan guyuran hujan lebat, Kulitku bisa jadi hiasan rumah indah.
Untuk kali ini cukup sekian dari saya, semoga bermanfaat. Tetap Semangat dan Jaga Kesehatan. (DIEN)

Gambar 1, 2

5 Mitos Bercinta yang Salah

Revolusi Ilmiah - Salam Sehat
Bercinta identik dengan tindakan-tindakan fisik (berciuman, berpelukan sampai berhubungan badan), bahkan di zaman sekarang tidak hanya pasangan suami istri yang melakukan hal tersebut secara fulgar, mulai anak SD sampai dewasa yang belum menikah pun menunjukkan gejala yang demikian. Dari data United Nations Fund for Population Activities (UNFPA) tahun 2008, hampir 1 dari 6 penduduk dunia adalah remaja, dan 85% dari jumlah tersebut terdapat di negara berkembang. Setiap tahun hampir 15 juta remaja usia 15-19 tahun melahirkan dan 4 juta remaja melakukan aborsi. Sedangkan data World Health Organization (WHO) tahun 2008, sekitar 16 juta perempuan usia 15-19 tahun melahirkan tiap tahunnya, dari 11% total kelahiran di seluruh dunia, dan 90% kelahiran remaja tersebut berada di negara berkembang. Bagaimana di Indonesia ? Tahun 2008 jumlah remaja usia 10-19 tahun adalah sekitar 30% dari jumlah penduduk Indonesia, dan sekitar 5% remaja pria dan 1% remaja wanita secara terbuka menyatakan bahwa mereka pernah melakukan hubungan badan. Sehingga pengertian bercinta yang identik dengan tindakan fisik memang sudah merajalela, terutama di kalangan remaja.
Revolusi Ilmiah - Bercinta yang sehat

5 Mitos yang Salah dalam Bercinta

1. Berhubungan badan sebelum menikah membuat hubungan langgeng

Mitos yang satu ini kalau boleh dibilang hanya "jebakan batman" laki-laki supaya dia dapat menikmati tubuh pasangannya terutama pria hidung belang. Hal tersebut diungkapkan ke wanita dengan alasan bahwa setelah berhubungan badan, hubungan mereka semakin awet dan tidak akan pernah putus. Namun anehnya, tidak sedikit wanita yang terbuai oleh rayuan tersebut. Oleh karena itu hati-hati sahabat perempuan terutama, jangan mudah terayu oleh bujukan tersebut. Itu hanya mitos saja. Malahan kalau pasangan anda benar-benar menyayangi atau mencintai anda dia tidak akan melakukan hubungan badan sebelum menikah, karena berhubungan badan sebelum menikah itu bertentangan dengan norma-norma yang ada.

2. Sering mengumbar cinta bikin cepat putus

Tentu saja sebagai sepasang kekasih, hal yang wajar adalah kita memiliki rasa bangga dengan pasangan, sehingga memamerkan kemesraaan di tempat umum maupun jejaring sosial secara wajar/tidak berlebihan adalah hal yang biasa. Jadi sering mengumbar cinta bikin putus itu hanyalah mitos, tunjukkan bahwa anda betul-betul menyayangi pasangan anda, namun sekali lagi jangan berlebihan, yang santun. Saya yakin kalau anda mengungkapkan rasa cinta anda terhadap pasangan anda dengan baik dan benar, dijamin hubungan anda akan langgeng.

3. Bercinta di atas tiga bulan biasanya awet

Banyak orang yang menggambarkan kalau hubungan di atas 3 bulan biasanya awet atau langgeng. Menurut saya, masa 3 bulan adalah masa penyesuaian, terutama rumah tangga baru. Namun tidak hanya sampai di situ saja, ada masa-masa ke depan yang jauh lebih rumit lagi, ada masa senang, sedih, susah dan bahagia bersama. Sebagai pasangan hendaklah saling pengertian, berbagi dan menyelesaikan permasalahan tersebut bersama-sama.

Revolusi Ilmiah - Jalinan kasih setia

4. Jarak lamaran dan pernikahan yang terlalu lama bikin putus

Jarak lamaran atau tunangan dengan pernikahan terkadang lama karena ada beberapa sebab, baik itu dari pihak pria maupun wanita. Namun selama keduanya memiliki komitmen atau niat yang kuat untuk tetap menjaga dan melangsungkan pernikahan, saya kira waktu yang lama tidak akan menjadi masalah, meskipun nasihat dari orang tua, segerakan untuk menikah.

5. Lokasi bercinta yang tidak pas bikin putus

Ada beberapa mitos yang mengatakan untuk menghindari lokasi air terjun, candi, pantai dan sebagainya. Namun menurut saya itu hanya mitos, karena itu semua ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Kalau memang saling mencintai, dimanapun dan kapanpun bukanlah hambatan untuk tetap saling mencinta, bahkan kalau sampai putus, lokasi bercinta bukanlah faktor berakhirnya hubungan tersebut.

Demikian 5 mitos bercinta yang banyak orang masih percayai. Saran penulis adalah bahwa setiap jalinan asmara yang dibangun, hendaklah memiliki visi dan misi yang sama sehingga dalam menghadapi setiap kondisi dan situasi apapun dapat diselesaikan dengan baik. Semoga sukses dalam bercinta dan diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tetap Semangat dan Jaga Kesehatan. (M-ANT)

Gambar 1, 2

Heboh, Bukti Nyata Jawa Akan Terbelah Menjadi 2

Add Comment
Revolusi Ilmiah - Jawa Terbelah 2

Revolusi Ilmiah - Salam Sehat
Pertanyaan yang muncul di awal adalah, Kenapa Capres dan Cawapres pada tahun ini hanya ada 2 kandidat??? Lantas kenapa munculnya 2 kandidat ini jatuhnya di tahun 2014??? Ini suatu kebetulan ataukah memang semua skenario dari Tuhan??? Yang perlu di pahami adalah yang menghendaki menjadi presiden itu bukan rakyat melainkan Tuhan.

Sejarah baru di Indonesia akan mencatat bahwa hanya akan ada 2 kekuatan besar yang akan bertarung habis - habisan dalam pilpres tahun ini. Fenomena tersebut seakan menjawab tentang kasak kusuk tentang  pernyataan bahwa"Jawa akan terbelah menjadi 2" dalam konteks politik. Mengenai hal itu Anda harus merubah pola pikir terlebih dahulu.

2 Hal Yang Harus Dipahami


1. Jawa yang dimaksud penulis adalah Jawa keseluruhan. Sebagaimana banyak sumber menyebutkan bahwa Jawa itu adalah sebutan dari wilayah Nusantara pada dahulu kala. Artinya Jawa yang di maksud bukan pulau Jawa, melainkan Nusantara yang kini wilayahnya mengecil menjadi Indonesia. Senada dengan pernyataan Romo Suseno Hadi Parwanto, Seorang budayawan pendiri Pendhopo Gedhong Putih, Karanganyar.

2. Kata "terbelah" yang dimaksud adalah bahasa kiasan. Bukan secara fisik suatu wilayah akan terbelah menjadi 2. melainkan rakyat Indonesia akan terbelah menjadi 2 kubu atau 2 pasukan yang siap saling serang.

Nah dari pengertian diatas, sejarah baru akan mencatat akan adanya 2 Raja manusia di tanah Jawa yang akan membelah rakyat Jawa. Yang mempunyai kekuatan pasukan yang sama besar dan kuat, siap bertarung dan membelah Jawa. 

Bagi penulis ini adalah suatu ancaman yang serius bagi Indonesia kedepan. Kenapa??? karena dengan hanya ada 2 kandidat, maka dari awal segala kosentrasi masa dalam persaingan akan terpusat pada 2 pilihan. Sehingga kosentrasi 2 kubu dalam aksi melancarakan peperangan yang bodoh dan menghalalkan segala cara akan menjadi - jadi. Seperti hari ini banyak bermunculan black campaign yang tak waras.

Hati - hatilah kita yang hidup di tahun ini. Ke 2 Raja manusia sedang menghimpun pasukan besar - besaran. Jika ke 2 nya memiliki pasukan sama besar, maka kerugian ke 2 nya dalam peperangan kelak akan makin besar pula. Dan yang menjadi kekhawatiran pastilah salah satunya akan kalah perang. Jika mendera kerugian yang amat besar, timbul pertanyaan, apakah dapat dipastikan yang menang itu tidak berupaya keras untuk mengembalikan kerugian yang besar itu??? Terus bagaimana kabar yang mengalami kekalahan??? apakah dapat dipastikan akan menerima kekalahan dengan legowo??? Terlebih lagi cara - cara perang yang digunakan dengan strategi yang negatif. Ya iya lah di politik itu Tuhan kagak ada, adanya itu di masjid, gereja, sinagog, kuil, klenteng dan tempat ritual lainnya. Jadi selain di tempat ritual semuanya halal.

Yang menjadi ketakutan penulis, proses Jawa terbelah menjadi 2 tersebut, akan menimbulkan jerit tangis yang mengerikan di negeri ini. Untuk itu bagi yang selalu iling lan waspodo, jahuilah hal - hal kotor yang mereka ada - adakan. Karena orang suci pun tidak dapat menghentikannya, itu semua sudah di gariskan oleh-Nya.

Kenapa tahun 2014??? Ya menurut berbagai sumber yang penulis dapat, baik dari spiritual, sosial, budaya, ekonomi, politik, pertahanan keamanan, serta dari alam dan sebagainya, hari ini lah sedang terjadi proses tragedi huru hara, (zaman kala bendu), atau orang mengenalnya dengan akhir zaman. Dimana zaman yang penuh dengan angkoro murko. Segala macam kejahatan melanda, kebiasaan amoral, seksual, obat terlarang, korupsi, kelaparan, ketakutan, peperangan, dan semua hal yang negatif akan melanda. Dan kemungkinan besar hal tersebut akan menjadi - jadi saat Jawa terbelah menjadi 2.

Penulis mengucapkan selamat menikmati zaman zhulumat atau kegelapan serta kebodohan. Dengan iling lan waspodo serta selalu konsisten dalam jalur yang benar, kita sambut matahari terbit yang menyinari kegelapan saat ini. Kita sambut zaman keemasan (kala subo), Kebangkitan Nusantara tanah yang di janjikan. Hapus Perbudakan dan Kebodohan Untuk Kebangkitan Nusantara.

Oleh : Bentar Setiarto