Cara Tanggulangi Macam Hama Padi Disetiap Fase Pertumbuhannya (1)

Revolusi Ilmiah - Menanggulangi Hama Padi

Revolusi Ilmiah - Salam Sehat
Kembali membicarakan perihal pertanian. Pertanian adalah bidang yang terpenting dari kehidupan yang harus terpenuhi. Celakalah bagi suatu bangsa jika tidak mampu dalam pemenuhan pangan di negerinya. Jika kita melihat secara umum, masyarakat sendiri sudah mempuyai keengganan untuk bertani. Kesalahan terberat adalah image yang diberikan kepada pekerja pertanian itu dinilai sebagai kaum rendah. Pernyataan yang demikianlah yang menjadi faktor besar mulainya menurun hasil pangan. Karena faktor tersebut berdampak kepada hal - hala lain seperti menjadikan semakin berkurang jumlahnya petani, lahan yang semakin hari semakin menyempit,  ditambah kendala teknis semacam cuaca dan keterbatasan alat dan pengetahuan tentang pengendalian hama semakin memperparah keadaan.

Nah dari faktor-faktor yang timbul seperti disebutkan di atas, melalui artikel ini saya ingin memberikan informasi cara menanggulangi salah satu faktor yaitu pengetahuan tentang pengendalian hama pada tanaman padi. Kenapa padi??? Padi adalah salah satu tanaman utama yang menjadi kebutuhan bangsa. Walau penulis sendiri tidak menyetujui kalau padi dijadikan satu-satunya makanan pokok bagi negeri ini. Karena selain padi masih banyak jenis pangan lokal pengganti padi. Dengan cara diversifikasi pangan, karena hal ini juga sangat membantu sekali dalam upaya ketahanan pangan.

Namun dalam artikel ini saya hanya ingin membahas perihal penanggulangan hama pada tanaman padi. Untuk faktor - faktor yang lain, biarlah dibahas yang lebih ahlinya, atau mungkin lain kali bisa menjadi bahan pembahasan untuk artikel selanjutnya.

Faktor yang tak kalah pentingnya untuk memenuhi kebutuhan pangan adalah pengetahuan petani dalam pemberantasan hama. Karena jika petani dapat menanggulangi hama dengan baik secara otomatis hasil produksi pangan akan lebih banyak. Seperti dilansir gerbangpertanian.com, perlunya petani terkhususnya petani padi untuk memahami cara menanggulangi hama di setiap fase pertumbuhannya.

Simak cara sigkat menanggulangi berbagai macam hama padi sesuai fase pertumbuhannya berikut. Ada 4 fase pertumbuhan padi dengan hama yang berrlainsn.


Revolusi Ilmiah - Semai Padi

A. Hama pada fase persemaian


1. Wereng Coklat (Nilaparvata lugens)  

Hama ini dapat menyebabkan tanaman padi mati kering dan tampak seperti terbakar atau puso, serta dapat menularkan beberapa jenis penyakit. Tanaman padi yang rentan terserang wereng coklat adalah tanaman padi yang dipupuk dengan unsur N terlalu tinggi dan jarak tanam yang  rapat merupakan kondisi yang disenangi wereng coklat. Beberapa varietas tertentu terutama ketan juga sangat rentan terhadap wereng. Pengendalian bisa dilakukan dengan penggunaan varietas tahan, pengurangan penggunaan pupuk N dan insektisida aplaud, mipcin, winder, konfidor, OBR, plenum dll.

2. Wereng Hijau (Nephotettix virescens)  

Hama wereng hijau merupakan hama penyebar (vector) virus tungro yang menyebabkan penyakit tungro. Fase pertumbuhan padi yang rentan serangan wereng hijau adalah saat fase persemaian sampai pembentukan anakan maksimum, yaitu umur ± 30 hari setelah tanam. Sama seperti wereng coklat pengendalian wereng hijau bisa dilakukan dengan penggunaan varietas tahan, pengurangan penggunaan pupuk N dan insektisida aplaud, mipcin, winder, konfidor, OBR, plenum dll.

3. Hama Putih Palsu (Chanaphalocrosis medinalis)

Hama putih palsu menyerang bagian daun tanaman padi, larva akan memakan jaringan hijau daun dari dalam lipatan daun meninggalkan permukaan bawah daun yang berwarna putih. Tanda pertama adanya infestasi adalah kehadiran ngengat di sawah. Ngengat berwarna kuning coklat, pada bagian sayap depan ada tanda pita hitam sebanyak tiga buah yang garisnya lengkap atau terputus. Pada saat beristirahat, ngengat berbentuk segitiga. Pengendalian yang bisa dilakukan dengan pengeringan sawah selama 3 hari, atau penggunaan insektisida regent, buldok, decis, virtako dll. 

4. Tikus Sawah (Rattus argentiventer)  

Tikus merusak tanaman pada semua fase pertumbuhan dan dapat menyebabkan kerusakan besar apabila tikus menyerang pada saat primodia. Tikus akan memotong titik tumbuh atau memotong pangkal batang untuk memakan bulir gabah. 
Tikus menyerang pada malam hari dan pada siang hari tikus bersembunyi di lubang pada tanggul irigasi, pematang sawah, pekarangan, semak atau gulma. Pengendalian dilakukan dengan cara menggunakan musuh alami (tyto alba, ular, garangan dll), umpan racun, jebakan, gropyokan, pengemposan dll.

5. Keong Mas (Pomacea canaliculata)  

Keong mas merusak tanaman dengan cara memarut jaringan tanaman dan memakannya, menyebabkan adanya bibit yang hilang per tanaman. Waktu kritis untuk mengendalikan serangan keong mas adalah pada saat 10 hst atau 21 hari setelah sebar benih (benih basah). Pengendalian dengan cara membuat parit disekeliling petak sawah lalu diberikan umpan daun-daunan dan menggunakan molusida baylucide, fatal, dll.

Apa fase pertumbuhan selanjutnya yaitu fase ke 2, 3 dan 4??? Hama apa saja yang ada pada masing-masing fase dan bagaimana penanggulangannya??? Simak fase ketiga - tiganya dikesempatan yang akan diposting beberapa hari kedepan. Ayo Beralih Profesi Menjadi Petani. (Bent)


Gambar: 1, 2


Please Share and Comment ↓

Related Posts

Previous
Next Post »