Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

9 Karakter Ideal Seorang Pemimpin

Revolusi Ilmiah – Salam Sehat 
Para sahabat revolusi ilmiah yang berbahagia. Untuk kali ini saya akan berbagi ilmu dengan para sahabat dan teman – teman semua tentang sebuah karakter pemimpin. Kita mengetahui bahwa setiap manusia adalah pemimpin, minimal pemimpin terhadap diri sendiri dan keluarganya. Nah, bagaimana caranya menjadi pemimpin yang baik dan benar?...


Revolusi Ilmiah - Pemimpin berkarakter

9 Karakter Pemimpin

Pemimpin yang baik dan benar minimal memiliki 9 karakter ideal sebagai berikut :

1. Jujur

Jujur adalah kata pikiran yang sesuai dengan yang di ungkapkan, jujur adalah hukum yang sesuai dengan kenyataan atau  lawan kata dari bohong, jujur adalah kesesuaiaan antara lahir dan batin, ketika keadaan seseorang sedang didustakan dengan tindakan – tindakannya. Kejujuran adalah jiwa yang lebih bercahaya dari pada berlian, maka dari itu kalau kita jujur maka kita bisa di percaya oleh rakyat – rakyat.

2. Berani

Kita jadi pemimpin harus mempunyai keberaniaan, berani mempuyai hati yang mantab dan rasa yang percaya diri yang besar dalam menghadapi bahaya, kesulitan, tidak takut mempertahaankan kebenaran, jangan takut gagal sebelum mencoba, maka kalau kita jadi pemimpin yang berani, seumpumanya kita jadi rakyat melihat sesosok pemimpin yang berani dalam mengurusi negara maka kita jadi rakyat tenang – tenang saja, maka dari iru kita harus mempunyaai sifat –sifat pemberani.

3. Tegas

Tegas : jelas dan terang benar nyata tentu an pasti ( tidak ragu – ragu lagi, tidak samar – samar ) tidak plin – plan dalam mengambi keputusan contoh : yang benar katakan benar dan yang salah katakan salah seperti itulah gambaran dari sifat tegas.

Revolusi Ilmiah - Timbangan simbol keadilan

4. Adil

Adil : tidak berat sebelah (tidak pilih kasih atau tidak memandang siapa dan jabatanya apa yang penting dia benar), tidak memihak keputusan (tidak memihak keputusan sama dengan tidak memilih yang paling ia sayangi tapi memilih yang jujur atau benar), atau berpihak kepada yang benar, berpegang teguh kepada yang benar, tidak sewenang – wenang dalam memeritah atau membuat sebuah peraturan, jadi kalau kita adi tidah berat sebelah maka dengan otomatis rakyat akan senang dengan pemimpinya.

5. Cakap

Cakap : sanggup melaksanakan atau melakukan sesuat ; mampu, dan kepandaiaan dalam mengerjakan sesuatu, mahir, tangkas, cekatan. Kemampuan berfikir kreatif meskipun menghadapi hambatan dalam melaksanakan sesuatu secara umum. Pendidikan yang bertujuan memfungsikan pendidikan sesuai dengan fitrahnya, yaitu mengembangkan potensi manusiawi peserta didik yang akan menghadapi perannya di masa yang akan datang.

6. Berintegritas

Integritas adalah adalah konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan definisi lain dari integritas adalah suatu konsep yang menunjuk konsistensi antara tindakan dengan  nilai dan prinsip. Dalam etika, integritas diartikan sebagai kejujuran dan  kebenaran dari tindakan seseorang. Lawan dari integritas adalah hipocrisy (hipokrit atau munafik).  Seorang dikatakan “mempunyai integritas” apabila tindakannya sesuai dengan nilai, keyakinan, dan prinsip yang dipegangnya Mudahnya, ciri seorang yang berintegritas ditandai oleh satunya kata dan perbuatan bukan seorang yang kata-katanya tidak dapat dipegang. Seorang yang mempunyai integritas bukan tipe manusia  dengan banyak wajah dan penampilan yang  disesuaikan dengan motif dan kepentingan pribadinya.Integritas menjadi karakter kunci bagi seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang mempunyai integritas akan mendapatkan kepercayaan (trust) dari pegawainya. Pimpinan yang berintegritas  dipercayai karena apa yang menjadi ucapannya juga menjadi  tindakannya.

7. Bijaksana

Bijaksana artinya selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya); arif; tajam, kepandaian menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya): berkat - beliau, terlepaslah kita dr bahaya besar,  2 kecakapan bertindak apabila menghadapi kesulitan dsb: perkara ini terserah kpd - orang tua si anak

8. Cerdas

Orang pintar belum tentu cerdas, sebaliknya orang cerdas tidak selalu pintar. Pintar berkaitan dengan kemampuan otak dalam berfikir menganalisis masalah dan menyelesaikannya, sedangkan cerdas tidak hanya kemampuan berfikir, tetapi juga dipadukan dengan hati nurani dan spiritual. Jika kepintaran diukur dengan IQ semata, maka kecerdasan tidak hanya IQ tapi EQ dan juga ESQ.

9. Sehat

Sehat adalah suatu kondisi di mana segala sesuatu berjalan normal dan bekerja sesuai fungsinya dan sebagaimana mestinya. Secara sederhana, sehat sinonim dengan kondisi tidak sakit atau Sehat juga bisa diartikansebagai  suatu kondisi yang terbebas dari segala jenis penyakit, fisik, maupun mental, sosial.  
Mungkin itu yang bisa saya bagi tentang menjadi pemimpin yang baik dan benar, oleh karena kalau kita mau jadi pemimpin yang baik dan benar seharus mempunyai sifat – sifat dia atas. Apabila ada yang ingin menanggapi, silakan masukkan dalam kolom komentar. Terima kasih. Semoga bermanfaat. Tetap Semangat dan Jaga Kesehatan. (DIEN)

Gambar 1, 2

3 Semboyan Ki Hajar Dewantara

Revolusi Ilmiah - Salam Sehat
Ki Hajar Dewantara atau Raden Mas Suwardi Suryaningrat bergelar Pahlawan Nasional sesuai SK Presiden Keppres No. 305 Tahun 1959 tanggal 28 November 1959. Beliau lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 dan meninggal di Yogyakarta 26 April 1959 atau dalam usia 70 tahun. Ki Hajar merupakan salah satu aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, seorang politis dan pelopor pendidikan untuk kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda, yang mana kita tahu bahwa zaman penjajahan Belanda, kaum pribumi menjadi kaum kelas 3 (Ingat rasial 3 tingkat oleh pemerintah belanda : Kelas 1 Eropa, Kelas 2 Timur Asing dan Kelas 3 Pribumi).

Raden Mas Suwardi berasalah dari keluarga Keraton Yogyakarta, di lingkungan keraton saat itu termasuk memiliki derajat tinggi dibandingkan dengan pribumi asli atau kelas bawah (Semacam diskriminasi golongan). Beliau menamatkan pendidikan dasar di ELS (Sekolah dasar eropa/belanda), selanjutnya ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera) namun disayangkan beliau tidak menyelesaikan sekolahnya karena sakit. Beliau lantas bekerja sebagai penulis dan wartawan yang handal, tulisannya begitu komunikatif, keras terhadap penjajahan (antikolonial), surat kabar yang pernah beliau ikuti antara lain : Sediotomo, Midden Java, Oetoesan Hindia, De Expres, Tjahaja Timoer, Poesara dan Kaoem Moeda.

Semboyan Ki Hajar Dewantara

Selain sikap kritis beliau terhadap penjajahan, ada semboyan pendidikan yang sangat terkenal (dalam bahasa jawa) dari beliau semasa mengajar di Taman Siswa, yang ini juga menjadi inspirasi bagi pergerakan kemerdekaan berikutnya.

1. Ing ngarso sung tulodo (Di depan memberi contoh)

Di depan memberi contoh maksudnya adalah apabila kita menjadi seorang pemimpin hendaklah mampu untuk memberikan contoh atau teladan yang baik bagi orang yang dipimpinnya maupun orang di sekitarnya. Jadi salah satu ajaran utama dari Ki Hajar adalah masalah keteladanan.

2. Ing madyo mangun karso (Di tengah memberi semangat)

Semboyan yang kedua adalah di tengah memberi/menggugah/membangkitkan semangat. Dapat diartikan bahwa ada bentuk kemauan dan niat yang kuat, dimanapun dan kapanpun seseorang dengan berbagai profesinya harus mampu menggugah semangat orang-orang di sekelilingnya untuk meraih cita-cita yang diinginkannya. Semua itu bermanfaat untuk menciptakan suasana kondusif yang penuh kedamaian dan kesejahteraan.

3.  Tut wuri handayani (Di belakang memberi dorongan)

Tut wuri handayani berarti di belakangan memberi dorongan moral atau dorongan semangat. Hal tersebut sangat penting terutama dalam kondisi down atau jatuh. Dorongan moral dan semangat dari para pengikut mampu membangkitkan semangat para pejuang dan menjadi modal dasar seorang pemimpin guna memimpin dengan arif dan bijaksana. Satu kesatuan yang sungguh luar biasa.

Semboyan pendidikan Ki Hajar Dewantara adalah bukti otentik betapa tingginya budaya nusantara ini, ajaran yang sungguh mulia dalam membangun sebuah peradaban. Kapanpun dan dimanapun apabila suatu bangsa ingin membangun peradaban yang tinggi hendaklah dia menjunjung tinggi budaya leluhur yang telah terbukti pada jaman sebelumnya. Tetap Semangat dan Jaga Kesehatan. (M-ANT)

Referensi 1
Gambar 1, 2

Makna Kebesaran dan Kemuliaan "Uzlah"

Revolusi Ilmiah
Revolusi Ilmiah - Salam Sehat
UZLAH memiliki banyak faedah yang melimpah, diantaranya : mengkonsentrasikan "hati" untuk mentaati Tuhan, menjauhkan lisan, pendengaran terhadap sesuatu yang kotor, mengubur bayak penyakit "hati", selamat dari penyia-nyiaan waktu yang merupakan pemberian paling berharga dari sikap keputusasaan. Selain itu, sanggup mengungkung pemikiran untuk memperoleh pencerahan, meninggalkan kebanyakan orang demi jalan terang, jauh dari rasa waswas, dapat memalingkan pandangan yang dari perhiasan dunia, selamat dari anggapan baik orang banyak tentang keindahan yang di kutuk Allah, dan kilauan tipu daya yang di cela-Nya. 

UZLAH merupakan pengosongan "hati" dari kegelisahan, pembersihan otak dari kotorannya pikiran. Penenangan batin dari banyaknya kegalauan, hingga kemampuan akal untuk menelaah berbagai hikmah.

UZLAH merupakan kesiapan untuk menjemput kematian. kesediaan untuk menghadapi kehilangan, meninggalkan mata pencaharian serta selamat dari para gembel-gembel, perkataan-perkataan orang banyak, kebohongan-kebohongan para musuh, dan celotehan-celotehan orang bodoh.

UZLAH merupakan keselamatan dari kezhaliman penguasa. karena bergabung dengan orang banyak menjadi kesempatan bagi para penyebar fitnah untuk menghembuskan berbagai pernyataan tanpa bukti, apalagi disertai degan ketidakmampuan orang-orang awam dalam menjaga lidah mereka, maka bisa saja satu kata bisa menjadikan rambut kepala menjadi rontok dan jiwa akan tertimpa bahaya, penyebabnya adalah bergabung pada mereka.

UZLAH merupakan tameng dari banyak bicara ketika lalai dalam melontarkan berbagai berita yang akan disebarkan kepada orang banyak. Dimana berita itu bukan pada tempatnya dan membuat mereka mentakwilkannya tidak berdasarkan takwil sebenarnya, akhirnya menyebabkan berbagai kecelakaan dan masalah yang pelik.

UZLAH merupakan penjagaan diri dengan ilmu-ilmu yang mulia serta mensterilkan pemahaman dengan kuntum-kuntum hikmah, buah-buah kajian, kesegaran-kesegaran pemikiran, konklusi-konklusi bacaan, permata-permata istinath dan keindahan-keindahan interaksi, serta belajar kitab-kitab, ilmu-ilmu, dan sejarah kehidupan.

UZLAH merupakan penjauhan diri dari sebab-sebab kekasaran penglihatan, pendengaran dan pikiran yang berlebihan, berteman dengan orang-orang bodoh, berdekatan dengan para pembesar, berpacu pada orang-orang kaya, dan berdebat dengan orang-orang dungu.

UZLAH merupakan cara menjaga kemuliaan dan memelihara diri dari sesatnya dunia. Menjauhkan diri dari kelamnya kepenguasaan manusia.

UZLAH merupakan cara mengangkat martabat seseorang, seperti terbenamnya matahari sehingga diketahui manfaatnya dan tak munculnya bulan sehingga diketahui faedahnya. dan tidaklah mutiara akan menjadi kalung atau liontin di leher, kecuali karena ia tersembunyi di lautan.

UZLAH merupakan cara mendirikan istana kerajaan dan mentegakan daulah kemuliaan dalam diri dan diantara kaumnya serta menggempur penyakit laten "hati". 

Revolusi Ilmiah
Barang siapa duduk bersama orang-oarang yang menyia-nyiakan umurnya, maka terjerembablah ia ke dalam keruntuhan tekad, kematian rasa tanggung jawab, kedinginan semangat, banyak mengkhayal, mendengarkan kebohongan-kebohongan, menyebarkan aib-aib, sibuk dengan hal-hal sepele, dan sibuk bergosip dan menikmati gosip, meninggalkan hal-hal penting, menjauhi kebaikan-kebaikan, mencintai sifat-sifat lalai, malas beribadah, berpaling dari ilmu, menghabiskan waktu dengan perkataan tiak bermanfaat, dan menjual hari-hari di pasar khayalan.

Mari ber-UZLAH anak generasi Nusantara, sambutlah dengan semarak akan kehadiran-Nya. Hapus Perbudakan dan Kebodohan Untuk Kebangkitan Nusantara. (Bent)

Gambar: 1, 2
Sadur: klik

Cara Menjadi Pemimpin Yang Efektif

Revolusi Ilmiah
Revolusi Ilmiah - Salam Sehat
Bagaimana cara untuk bisa memiliki peran kepemimpinan yang efektif?

Sebagai seorang pemimpin yang memilki tanggung jawab dan tugas untuk memimpin bawahannya, perlu adanya peran keefektifan kepemimpinan dalam menjalankan roda pergerakan dalam sebuah perusahaan yang sedang dipimpinnya.

Sebelum menjawab pertanyaan diawal, mengenai model kepemimpinan yang efektif. Ada baiknya kita mengetahui hasil penelitian yang dilakukan oleh Management Center Europe tentang sikap-sikap seperti apa yang dianggap sebagai sikap seorang pemimpin yang berhasil, menurut lebih dari seribu manager perusahaan di Eropa. Selain itu apakah direktur utama diperusahaan telah memiliki sikap yang diharapkan atau tidak. Berikut adalah hasil penelitian sikap-sikap yang diharapkan yang banyak disebutkan oleh tiga perempat responden.

1. Mampu membentuk tim yang efektif. (Harapan 96%, Kenyataan 50%)

2. Mengetahui cara mendengarkan yang baik. (Harapan 93%, Kenyataan 44%)

3. Mampu mengambil keputusan dengan benar. (Harapan 87%, Kenyataan 66%)

4. Mengetahui cara terbaik menggaji karyawan. (Harapan 86%, Kenyataan 39%)

5. Memiliki hubungan baik dengan orang hebat. (Harapan 85%, Kenyataan 50%)

6. Energik (Harapan 85%, Kenyataan 62%)

7. Inovatif (Harapan 83%, Kenyataan 47%)

8. Memiliki banyak visi. (Harapan 79%, Kenyataan 45%)

9. Memiliki standart etika yang tinggi. (Harapan 76%, Kenyataan 53%)

Revolusi Ilmiah

Dari hasilpenelitian tersebut, sikap yang diharapkan masih kurang dengan kenyataannya. Maka perlunya Anda memahami dan menjalankan sikap-sikap kepemimpinan yang efektif. Dimana poin utamanya adalah seperti diungkapkan di bawah ini.

1. Mengembangkan Diri

a. Memikirkan peran kepemimpinan
b. Mengembangkan kesadaran diri
c. Memperhatikan kepentingan bawahan
d. Melaksanakan dengan baik dan benar terhadap rencana yang telah dibuat

2. Memberi Contoh

a. Mampu untuk bersikap jujur dan mendukung kejujuran
b. Mengakui kesalahan atau kekurangan diri
c. Menunjukan komitmen dengan percaya diri
d. Memupuk semangat bawahan

3. Memposisikan Pekerjaan Yang Dipimpin Dengan Tepat

a. Mengembangkan dan memberikan visi dan nilai-nilai
b. Membuat gambaran yang besar
c. Tentukan sasaran-sasaran yang jelas
d. Mengawasi dan meninjau kinerja bawahan

4. Mengembangkan Bawahan

a. Memberikan pengarahan dan bimbingan
b. Melatih dengan baik dan benar
c. Memberikan umpan balik
d. Memberikan banyak pekerjaan yang sifatnya menantang

5. Memberikan Suport Kepada Bawahan

a. Menjadi orang berguna dan mudah ditemui
b. Mendukung dan memuji
c. Mendengarkan dan mau menerima pendapat bawahan
d. Memiliki jaringan yang aman

Itulah yang harus dilakukan untuk menjadi pemimpin yang efektif. Sikap-sikap diatas juga dapat diterapkan dalam kepemimpinan selain di persahaan. (Bent)

Gambar: 1, 2

Menjadi Isteri Berpengaruh Dalam Kehidupan Suami

Revolusi Ilmiah - Wanita Hebat

Revolusi Ilmiah - Salam Sehat
Wanita, wanita dan wanita adalah sosok makhluk yang mempengaruhi dunia. Kenapa dunia??? Kedamaian dan kesejahteraan dunia dapat terwujud karena adanya tokoh-tokoh berpengaruh tinggi yang berjuang demi kemaslahatan dunia. Dan tokoh-tokoh hebat itu tidak akan pernah ada jika tanpa adanya seorang wanita. Untuk itu laki-laki dan wanita adalah bentuk kesepasangan yang saling mengisi dan berbagi. Sepertihalnya yang sering kita dengar bahwa banyak laki-laki yang besar karena dibelakangnya ada sosok wanita yang benar.

Walau demikian, tidak dapat dipungkiri masih ada wanita-wanita yang justru menjadi penghambat kesuksesan dari seorang laki-laki. Oleh karenanya, wanita sendiri di tuntut untuk dapat memiliki kepribadian yang mulia, agar dapat menjalankan fungsinya sebagai seorang isteri dengan sempurna. Isteri yang mulia mampu mengantarkan Suami menuju kemenangan. Isteri yang mulia mampu melahirkan generasi-generasi unggulan. Isteri yang mulia mampu memberikan suasana berkat di kehidupan rumah tangganya. Untuk itu, jadilah wanita yang berpengaruh terkhususnya pada keluarga Anda. Untuk itu agar dapat mencapai hal tersebut simak tipsnya berikut.

Revolusi Ilmiah - Pasutri

    7 Tips Menjadi Wanita Berpengaruh

 

1. Memberikan Rasa Percaya Diri

Anda harus mampu memberikan rasa percaya diri pada suami Anda, agar dia merasa dipercayai, diakui, dan diandalkan. Andapun pastinya akan menjadi kebanggaan, karena suami bisa memiliki Anda. Seorang wanita yang selalu memberikan motivasi akan keberhasilannya.

2. Menjadi Pengendali

Isteri pada umumnya akan merasa senang saat pasangannya memiliki motivasi, dedikasi, dan semangat juang yang tinggi. Dalam hal tersebut, ketika suami mulai mengendur atau justru berlebihan. Saat itulah peran penting Anda untuk menjadi pengendali  untuk membangkitkan semangatnya kembali atau melindungi Dia dari ambisius yang berlebihan. Tentunya hal itu dilakukan dengan cara penuh kelembutan dan kejernihan pikiran.

3. Mengobral Support

Isteri adalah orang terdekat yang mampu memberikan dorongan semangat. Laki-laki pada umumnya memang penuh dengan sebuah ambisi. Tetapi disaat Dia menemui titik hampa, hanya dengan sentuhan lembut tangan Anda akan membersihkan dongkrak semangatnya yang tadinya berkarat akan kembali aktif.

4.Mengizinkan Suami Mengambil Resiko

Orang yang hebat adalah orang yang berani ambil resiko. Anda pasti mengetahui benar bagaimana karakter Suami. Sehingga Anda percaya bahwa Suami akan mampu melalui hal tersebut dengan baik. Oleh karenanya Anda harus selalu memberikan rasa optimis. Memberikan dukungan dan kepercayaan sepenuhnya terhadap Suami. Selain itu, tidak merasa takut jika Suami gagal, sekalipun gagal Dia akan selalu memandang wajah Anda yang penuh dengan keberhasilan.

5. Memberikan Pandangan

Anda bukan hanya menjadi seorang pelayan bagi suami. Namun juga menjadi inspirasi dengan pemikiran-pemikiran hebat Anda. Suami pasti akan membutuhkan pandangan Anda untuk menyeimbangkan ketimpangan dalam suatu pemikiran. Sehingga Suami akan merasa takjub dengan pemikiran Anda yang mempengaruhi pandangannya.

6. Menangani Rumah Tangga Dengan Benar

Kembali kepada yang menjadi kodrat seorang wanita. Anda harus mampu mengurusi rumah tangga dengan benar, tidak hanya baik tetapi harus benar. Sesungguhnya Anda adalah rumah itu sendiri, tempat suami dan anak-anak akan pulang. Apakah Anda tahu isteri orang besar? Mereka tidak meninggalkan apa yang menjadi pekerjaannya menjadi seorang Isteri dan Ibu bagi anak-anaknya.

7. Selalu di Sisi Suami

Dalam suka maupun duka, dalam semangat yang membara maupun meredup. Andalah yang akan selalu berada di sisinya. Berikanlah 6 poin di atas dengan selalu berada di sisinya. Karena keberadaan Anda adalah separuh dari jiwa mereka.

Itulah 7 tips untuk mempengaruhi jalannya kehidupan rumah tangga Anda. Didalam wanita yang hebat terdapat laki-laki yang kuat. Jadilah wanita yang berpengaruh besar dalam upaya mencapai cita-cita yang agung. Semoga tips diatas dapat memberikan manfaat bagi Anda, terkhususnya bagi wanita. Semoga adanya Bunda akan memperlancar kemenangan. Selamat berpraktikum.(Bent)

Referensi: 1
Gambar: 1, 2

Filosofis Pembagian, Pemberian Dibagi Pamrih Samadengan Hasil

Add Comment
Revolusi Ilmiah - Filosofos Pembagian
Revolusi Ilmiah - Salam Sehat
Pada era dewasa sekarang ini, sangat sulit untuk menemukan orang yang tulus iklas dalam memberikan pertolongan. Hampir kebanyakan orang dalam memberi pasti di latar belakangi dengan sifat "ada maunya". Kalau pepatah bilang : "ada udang di balik batu".

Begitulah cerminan kehidupan masyarakat dewasa saat ini. Mengenai hal tersebut, penulis mencoba untuk memberikan penyadaraan bagi kita semua. Kalau anda mengetahui, bahwa antara pemberian dan pamrih akan mempengaruhi banyak sedikitnya hasil rezeki anda. Hal tersebut senada dengan filosofis rumus pembagian matematika, seperti inilah penulis mengartikannya.

Prinsip rumus pembagian matematika :
1 / 1 = 1 (satu dibagi satu samadengan satu)
0 / 1 = 0 (nol dibagi satu samadengan nol)
1 / 0 = ∞ (satu dibagi nol samadengan tak terhingga)

Berikut Filosofosnya

  • (1 / 1 = 1) => Jika anda memberi sekali, namun anda memiliki sebuah harapan (pamrih). Maka yang anda dapatkan adalah kembalian yang hanya satu kali saja.

  • (0 / 1 = 0) => Jika anda tidak memberi apapun, namun anda memiliki sebuah harapan. Maka yang anda dapatkan adalah kekecewaan atau anda tidak akan mendapatkan apa - apa.

  • (1 / 0 = ∞) => Jika anda memberi sekali saja, namun anda tulus iklas tidak memiliki pengharapan (pamrih) apapun. Maka yang anda dapatkan adalah suatu hasil yang terus mengalir tak terhingga.
Bagaimana menurut anda? anda termasuk yang mana diantara ketiga pembagian di atas?. Yah setidaknya kita bisa mengambil pelajaran diatas. Yakini saja bahwa apa yang kita berikan kepada orang lain dengan tulus iklas akan di kembalikan oleh Tuhan jauh lebih baik. Jadilah mentari yang menyinari sepanjang hari dengan tulus iklas tinggkat tinggi. Mari budayakan memberi tak harap kembali. "Rame Ing Gawe, Sepi Ing Pamrih". Hapus Perbudakan dan Kebodohan Untuk Kebangkitan Nusantara. (r.a)