Mengejutkan!!! Perintah Pertama Soekarno Sebagai Presiden

Revolusi Ilmiah - Soekarno
Revolusi Ilmiah - Salam Sehat
Siapa yang tak kenal sosok sang founding father Republik Indonesia "Soekarno". Yah ketenarannya sanggup membuat dunia kala itu gentar. Hingga kini namanya sendiri telah terpatri di dalam setiap diri anak putra putri bangsa. 

Dari sejuta kisah luar biasa yang ditorehkan beliau, ada satu kisah unik yang cukup membuat kita tergelitik ketika membacanya. Kisah ini saya kutip dari blog-unikdanmenarik.blogspot.com yang menceritakan kejadian sesaat ketika beliau di nobatkan sebagai Presiden RI. Dan inilah kisahnya,

Kisah Perintah Pertama Soekarno Saat Jadi Presiden


Kisah ini diceritakan Soekarno dalam biografinya yang ditulis Cindy Adams "Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia yang diterbitkan Yayasan Bung Karno tahun 2007.

"Nah kita sudah bernegara sejak kemarin. Dan sebuah negara memerlukan seorang Presiden. Bagaimana kalau kita memilih Soekarno?"

Soekarno pun menjawab, "Baiklah."

Sesederhana itu. Maka jadilah Soekarno sebagai Presiden pertama RI. Namanya negara yang baru seumur sehari, tidak ada mobil kepresidenan yang mengantar Soekarno. Maka Soekarno pun pulang berjalan kaki.

"Di jalanan aku bertemu dengan tukang sate yang berdagang di kaki lima. Paduka Yang Mulia Presiden Republik Indonesia memanggil pedagang yang bertelanjang kaki itu dan mengeluarkan perintah pelaksanaannya yang pertama. Sate ayam 50 tusuk!" ujar Soekarno.

Itulah perintah pertama presiden RI. "Sate ayam 50 tusuk!"

Soekarno kemudian jongkok di pinggir got dekat tempat sampah. Sambil berjongkok, Paduka Yang Mulia Presiden Republik Indonesia itu menghabiskan sate ayam 50 tusuk dengan lahap. Itulah pesta perayaan pelantikannya sebagai Presiden RI.
 
Saat Soekarno pulang ke rumah, dia menyampaikan dirinya telah dipilih menjadi Presiden pada Fatmawati, istrinya. Fatmawati tidak melompat-lompat kegirangan. Fatmawati menceritakan wasiat ayahnya sebelum meninggal.

"Di malam sebelum bapak meninggal, hanya tinggal kami berdua yang belum tidur. Aku memijitnya untuk mengurangi rasa sakitnya, ketika tiba-tiba beliau berkata 'Aku melihat pertanda secara kebatinan bahwa tidak lama lagi...dalam waktu dekat...anakku akan tinggal di istana yang besar dan putih itu'. Jadi ini tidak mengagetkanku. Tiga bulan yang lalu, Bapak sudah meramalkannya," ujar Fatmawati tenang.

Soekarno memang ditakdirkan jadi orang besar dengan segala cerita lika-likunya.Hapus Perbudakan dan Kebodohan Untuk Kebangkitan Nusantara.(Bent)

Gambar:  www.pixoto.com

Please Share and Comment ↓

Related Posts

Previous
Next Post »