Infeksi Tali Pusat pada Bayi

REVOLUSIILMIAH.com - Tali pusat pada bayi baru lahir umumnya akan lepas setelah 7 hari dan lukanya akan sembuh kurang lebih 15 hari. Namun, apabila terjadi infeksi, maka dapat membahayakan tubuh secara umum, atau sering dikenal dengan sepsis, oleh karenanya perlu dikenali dan diobati segera.

revolusiilmiah.com - Perawatan Tali Pusat
Perawatan Tali Pusat. (Foto: yahyagalery)

Keluhan

Keluhan yang muncul pada bayi dengan infeksi tali pusat (umbilikus) adalah Demam, Rewel dan Tidak mau menyusu. Faktor resiko diantaranya : Imunitas seluler dan humoral belum sempurna, luka pada tali pusat dan kulit yang tipis sehingga mudah sobek. Faktor predisposisinya Pemotongan dan Perawatan tali pusat yang tidak steril.

Pemeriksaan Fisik

Dari pemeriksaan fisik dapat ditemukan beberapa tanda sebagai berikut:

  1. Tanda infeksi di sekitar tali pusat seperti kemerahan, panas, bengkak, nyeri dan mengeluarkan pus/nanah yang berbau busuk
  2. Adanya infeksi tali pusat lokal/terbatas: Kemerahan dan bengkak terbatas pada daerah kurang dari 1  sentimeter di sekitar pangkal tali pusat
  3. Infeksi tali pusat berat atau meluas: Kemerahan atau bengkak pada tali pusat yang meluas melebihi area 1 sentimeter atau kulit di sekitar tali pusat bayi mengeras dan memerah serta bayi mengalami pembengkakan perut.
  4. Tanda sistemik: Demam, Takikardia (nadi cepat), Hipotensi, Letargi, Somnolen dan Ikterus.

Diagnosis Banding

Diagnosis banding pada kasus infeksi tali pusat ini adalah:
  • Tali pusat normal, namun ada akumulasi cairan berbau busuk. Terapi hanya dengan dibersikan menggunakan alkohol
  • Granuloma keterlambatan proses epitelisasi karena kauterisasi (Granuloma-delayed epithelization)

Komplikasi

Komplikasi yang timbul pada infeksi umbilikus adalah:
  1. Necrotizing fasciitis. Tanda dari necrotizing fasciitis yaitu: Edema, kulit tampak seperti jeruk di sekitar infeksi (peau d'orange appearance), Progresivitas cepat dan Dapat menyebabkan kematian
  2. Peritonitis
  3. Trombosis vena porta
  4. Abses

Terapi/Penatalaksanaan

Penatalaksanaan yang dapat dilakukan diantaranya: Perawatan Lokal, Perawatan Sistemik dan Rujukan.

1. Perawatan Lokal

Perawatan lokal dilakukan dengan Larutan Antiseptik (Klorheksidin atau Iodium povidon 2,5%) dengan kain kasa yang bersih, dilakukan 8 kali sehari sampai tidak ada nanah pada tali pusat. Selesai dibersihkan, dioleskan Salep Antibiotik minimal 3 kali sehari

2. Perawatan Sistemik

Bila tanpa gejala sistemik, dapat diberikan Antibiotik seperti Kloksasiklin oral selama 5 hari. Bila bayi tampak kesakitan, perlu dicek dahulu ada tidaknya tanda-tanda sepsis. Jika ada, dapat diberikan antibiotik kombinasi dengan aminoglikosida. Bila setelah diberikan terapi tidak ada perbaikan, perlu dipertimbangkan kemungkinan ada resistensi/MRSA (Meticillin Resistance Staphylococcus aureus).
Lakukan rujukan ke pelayanan kesehatan lebih tinggi bila bayi mengalami Intake yang tidak cukup dan tampak tanda-tanda dehidrasi serta komplikasi sepsis.

Prognosis

Prognosis untuk infeksi umbilikus/tali pusat umumnya dubia ad bonam jika tanpa komplikasi serius.

Referensi
    1. Permekes 514 Tahun 2015 tentang Panduan Praktik Klinis Dokter. Hal. 49-51
    2. Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2003. Infeksi Tali Pusat dalam Panduan Manajemen Masalah Bayi Baru Lahir. Jakarta. Departemen Kesehatan RI.

    Please Share and Comment ↓

    Related Posts

    Previous
    Next Post »