40 Ton Material Nuklir Iran untuk Rusia?

REVOLUSIILMIAH.com - Negosiasi terus dilakukan demi kesepakatan penjualan 40 ton material nuklir Iran kepada rusia, material itu adalah air berat (heavy water) - salah satu material penting untuk pembangunan reaktor nuklir.

Kepada berita online Reuters, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi menyampaikan bahwa "Kami sedang bernegosiasi dengan Rusia guna penjualan 40 ton air berat..."

revolusiilmiah.com - Pembangunan Reaktor Nuklir di Iran
Pembangunan Reaktor Nuklir di Iran. (Foto : Al-Jazeera)

Masih Dipertimbangkan

Menanggapi hal tersebut Kementerian Luar Negeri Rusia mengkonfirmasi bahwa Moskow tengah mempertimbangkan pembelian itu. Air berat bukan merupakan zat radioaktif, namun kegunaannya sangat penting untuk pembuatan senjata dan energi nuklir.


Tujuan Iran menjual air berat tersebut adalah untuk mengeluarkan air berat dari Iran, Dimana Iran sudah menyepakati pembuangan air berat dari mereka sejak satu tahun yang lalu (Kesepakatan Perundingan Nuklir Iran). Dalam kesepakatan, dituliskan bahwa air berat tersebut dapat dijual atau dimusnahkan. Namun sepertinya Iran memilih opsi untuk menjual.

"Pembeli pertama paska kesepakatan tersebut adalah Amerika Serikat", ujar Araqchi.

Awal Bulan April 2016, DOE atau Kementrian Energi Amerika Serikat telah menyetujui pembayaran 8,6 Juta Dolar AS (Rp. 113 Miliar) untuk pembelian sebagian material tersebut.

Batasan yang diperbolehkan untuk Iran menyimpan air berat tersebut adalah 130 Ton. Namun, setelah rancangan dan bangunan ulang Reaktor Nuklir jadi, maka batasan penyimpanan akan turun menjadi 90 Ton saja.

3 Negara yang sepakat akan membangun atau merekonstruksi Reaktor Nuklir di Iran adalah AS, Rusia dan Tiongkok. (OKW/Al-Jazeera/CNN)

Please Share and Comment ↓

Related Posts

Previous
Next Post »