Terbukti, Begadang Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

REVOLUSIILMIAH.com - Pernahkah Anda mendengar istilah "Jam Biologis Tubuh"? Jam biologis artinya ada siklus-siklus zat-zat tubuh tertentu setiap waktu dalam sehari. Jam tersebut menentukan produksi, pengeluaran dan penyerapan yang dilakukan oleh zat-zat tubuh, sehingga akan memberikan efek-efek tertentu dalam tubuh. Salah satu contoh jam biologis tubuh terjadi pada gula darah. Gula darah ternyata memiliki jam biologis yang dinamis terutama berkaitan dengan proses tidur malam, hal tersebut juga ditegaskan oleh Profesor Phillippe Froguel dari Imperial College, "Gula darah merupakan salah satu dari sekian banyak proses tubuh yang diatur oleh jam biologis tubuh."

revolusiilmiah.com - Kerja malam harus mendapat perhatian khusus
Kerja malam harus mendapat perhatian khusus. (Foto : infospesial.net)

Siklus Tidur yang Berdampak Pada Kesehatan Tubuh

Sebuah penelitian dilakukan dan dipublikasikan oleh Nature Genetics, bagaimana gejala diabetes muncul pada saat terjadinya gangguan tidur selama 3 kali berturut-turut. Penelitian tersebut melibatkan 20 ribu pekerja shift malam, dan hasilnya adalah terbukti dengan jelas bahwa pekerja shift malam tersebut lebih rentan terhadap penyakit diabetes dan penyakit jantung. Dalam penelitian tersebut juga menemukan 4 varian gen yang dapat meningkatkan resiko diabetes dan penyakit jantung.
 Baca Juga : Bagaimana Begadang Menyenangkan?

Selain kedua penyakit tersebut, gangguan tidur malam juga dapat mengganggu proses kerja yang ada dalam hati/liver. Penjelasannya adalah sebagai berikut :
  1. Pukul 21.00 sampai 23.00 terjadi pembuangan zat-zat yang tidak berguna atau toxin. Racun tersebut harus dinetralisir (de-toxin) pada bagian sistem antibodi (Kelenjar getah bening). Selama durasi waktu tersebut seharusnya dilalui dalam suasana tenang, misalnya dengan mendengarkan musik klasik.
  2. Pukul 23.00 sampai 01.00, proses de-toxin terjadi di bagian hati/liver, seharusnya jam tersebut digunakan untuk tidur.
  3. Pukul 01.00 sampai 03.00, de-toxin terjadi di bagian empedu, sehingga jam tersebut sebaiknya masih digunakan untuk tidur.
  4. Pukul 03.00 sampai 05.00, terjadi de-toxin berada di bagian paru-paru, sehingga terkadang terjadi batuk yang hebat terutama pada penderita gangguan paru-paru seperti asma.
  5. Pada pukul 05.00 sampai 07.00, de-toxin terjadi di usus besar, sehingga terkadang perlu melakukan buang air kecil maupun besar.
  6. 07.00 sampai 09.00 terjadi penyerapan gizi yang meningkat pada saluran pencernaan, sehingga perlu sarapan pagi, jangan sampai terlambat.

Oleh karena itu, siklus tidur perlu menjadi sebuah perhatian khusus, sehingga hal-hal yang tidak perlu terjadi (gangguan kesehatan) pada tubuh, dapat kita hindari. Semakin teratur hidup seseorang, maka semakin baik tercapainya kesehatan tubuh yang optimal. (M-ANT)

Please Share and Comment ↓

Related Posts

Previous
Next Post »